|
Ada Aksi Perang Kemerdekaan di Museum Perumusan Teks Proklamasi
Rabu, 16-Agustus-2017
Wah, ada peperangan terjadi di Museum Perumusan Teks Proklamasi! Ternyata, Para pejuang Indonesia sedang berperang melawan para penjajah disana. Terdengar suara ledakan dimana-mana. Waduh!
![]() Jakarta - Duar… Duar… Duar… Seketika bunyi ledakan berdentum keras. Terdengar teriakan serdadu-serdadu Belanda yang tertembak oleh peluru para pejuang Indonesia. Mereka mengerang kesakitan karena terluka. Bunyi peluru tembakan tak henti-hentinya berdesing. Karena jumlah serdadu Belanda telah banyak yang tewas, sebagian serdadu yang masih hidup mengangkat tangan tanda menyerah. Akhirnya, senjata mereka dilucuti oleh para pejuang Indonesia. Para pejuang itu berhasil mengalahkan tentara Belanda yang hendak menguasai Indonesia.
Tapi Teman APin, ini bukanlah perang sungguhan, lho. Perang tembak menembak itu merupakan aksi teatrikal yang dilakukan oleh beberapa komunitas pecinta sejarah di Indonesia. Mereka melakukan aksi itu di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta Pusat pada Rabu (16/08). Jadi, perang ini tidak beneran! Kamu tidak perlu takut.
Alasannya, aksi ini untuk menyambut hari kemerdekaan RI yang ke 72 tahun. Pihak Museum Perumusan Naskah Proklamasi bekerja sama dengan beberapa komunitas pecinta sejarah di Indonesia mengadakan sebuah teatrikal sejarah. Teatrikal ini diadakan untuk memperingati detik-detik panjang menjelang proklamasi hingga masa mempertahankan kemerdekaan.
Sebelumnya, apakah Teman APin tahu teatrikal itu apa? Begini, teatrikal merupakan aksi bersejarah masa lampau yang direka ulang atau dilakukan mirip adegan aslinya. Namun, ini semua hanya sandiwara alias main-main saja APin. Namun meski tidak sungguhan, aksi ini mengandung banyak informasi sejarah untuk kita dan tentunya sangat menghibur.
Nah, aksi teatrikal ini nih bercerita tentang perjalanan sejarah bangsa Indonesia dari tahun 1942 hingga tahun 1949. Aksi ini dimulai dari masa Jepang, masa persiapan Proklamasi kemerdekaan, hingga masa mempertahankan kemerdekaan. Disana dipertontonkan berbagai perang melawan Belanda dan Jepang. Tahu tidak, ternyata APin yang menyaksikannya sungguh takjub. Pasalnya, sungguh berat perjuangan para pejuang untuk merebut kemerdekaan pada masa itu. Wah..
Menurut ketua pelaksana acara teatrikal ini, bapak Dian Kaspar, aksi teatrikal itu sangat penting bagi kita, lho. Sebabnya, kita jadi bisa lebih mengenal dan ikut merasakan peristiwa bersejarah bangsa kita.
“Aksi teatrikal sejarah ini penting bagi kita untuk lebih mengenal bangsa sendiri. Selain kita juga tahu sejarah bangsa hingga merdeka, kita juga bisa ikut merasakan masa itu, ”ujarnya kepada APin. (SST)
(Sumber foto: anakpintar.id)
|
|